Monday, 13 January 2014

6 Situs Jejaring Sosial Ini Tetap Berjaya di 2014


Oleh: ikhsan nathabradja

Situs jejaring sosial terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir meski ada yang berjaya dan ada juga yang tumbang.

Meski begitu, IndiaTimes memprediksi ada enam situs jejaring sosial yang akan terus berkembang di 2014 ini dan di beberapa tahun ke depan.

Apa saja? Simak yang berikut:

Facebook


Jejaring sosial raksasa besutan Mark Zuckerberg ini diyakini akan tetap memuncaki daftar media sosial paling populer dengan fiturnya yang dianggap paling familiar dengan berbagai kalangan.

Meski begitu, Facebook memiliki masalah dengan banyaknya laporan pelanggaran penyalahgunaan privasi pengguna oleh pihak ketiga, peretasan rekening dan gangguan pihak-pihak tak bertanggung jawab lainnya.

Celah-celah keamanan Facebook terkadang dimanfaatkan para peretas untuk kepentingan mereka sekaligus merugikan pengguna.

Twitter


Platform blog mini Twitter semakin diminati pengguna Internet.

Sejak 2013, situs mikrobloging tersebut berevolusi dari situs narsis menjadi sumber berita terpercaya. Terlebih semakin banyak media pemberitaan yang menggunakan Twitter untuk mempromosikan berita aktualnya.

Seiring waktu yang berkembang, Twitter tidak hanya milik para selebritis saja tapi juga masyarakat umum.

LinkedIn

Awalnya LinkedIn hadir secara janggal di dunia jejaring sosial karena menghadirkan media sosial di dunia profesional.

Akan tetapi, situs jenis ini mampu populer karena mampu menghubungkan orang-orang dengan berbagai profesi untuk tetap berinteraksi dalam bingkai profesionalisme.

Instagram


Instagram tumbuh secara baik pada 2013. Setelah Facebook mengambilalih kepemilikan situs ini, penggunaan kamera depan dari ponsel cerdas menjadi lebih banyak dipakai daripada kamera belakang.

Satu alasannya adalah pengguna yang semakin narsis.

Aplikasi dari Instagram diyakini akan semakin diminati dan terus populer. Di masa mendatang, kehadirannya diprediksi tidak akan pudar termakan oleh zaman.

Pinterest


Situs jejaring sosial yang mirip dengan Instagram ini diperkirakan akan terus berkembang di tengah budaya masyarakat yang semakin menggemari budaya 'selfie' atau memotret diri sendiri.

Pinterest diperkirakan akan terus berjaya dan terus bersanding dengan situs-situs jejaring sosial lainnya.

Tumblr



Akuisisi Tumblr oleh Yahoo membuat situs jejaring sosial ini semakin baik.

Kehadirannya hampir mirip Twitter dengan fungsi mikrobloging sebagai situs media sosial.

Perbedaannya dengan Twitter adalah bentuknya yang diklaim lebih mendekati format blog dan kemampuannya dalam memberi ruang untuk menyuarakan pendapat sebagaimana fitur dalam sebuah blog.

sumber : Inilah.com

Saturday, 4 January 2014

Fitur Canggih Android Ternyata Tidak Berguna

Android


INILAH.COM, Jakarta -Survei menemukan fakta, mayoritas pengguna Android hanya memakaismartphoneuntuk menelepon, berkirim pesan, dan bermain game anak-anak.

Angka mayoritas itu mencapai 80% dari seluruh pengguna Android. Android disebut lebih digunakan sebagai pengganti ponsel, bukan sebagai smartphone yang banyak memiliki fitur bermanfaat, terutama di Amerika Serikat, seperti dilansirBusinessInsider.

Hal ini berbanding terbalik dengan fungsi dari iPhone. Dalam kategori belanja aplikasi misalnya, pengguna iPhone dan iPad lebih sering menghabiskan uang hingga lima kali dibandingkan pengguna Android.

Inilah mengapa Apple tidak panik dengan melesatnya pengguna Android di Asia. Pengguna Android tidak menguntungkan pengembang aplikasi, dan pengembang aplikasi hanya mau di lingkungan yang kaya, yang merupakan ekosistem dari iPhone.

Tapi ada kemungkinan terburuk dari santainya Apple menanggapi melesatnya pengguna Android, terutama dalam jangka panjang.

Sebagai perspektif, Apple mungkin membangun menara mewah nan berkilau dari 20% pangsa pasar yang ada. Tetapi harus ingat bahwa Google memiliki 80% lainnya, meski mungkin saat ini hanya sebuah pedesaan yang belum berkembang.

Siapakah yang memiliki kesempatan lebih besar di kemudian hari? Jawabannya adalah Google.

penulis: Wahyu Perdana Putera
sumber :
Fitur Canggih Android Ternyata Tidak Berguna - INILAH.com

Tips Mengikuti Quiz,Undian atau pun Lomba di Facebook

Add caption


Pembaca tentunya sudah sering mendengar tentang quiz facebook ataupun kontes berhadiah yang dilangsungkan di social media Facebook. Saat ini para produsen produk maupun agency digital promotion sangat memaksimalkan fungsi dari fan page yang terdapat di facebook.

Menurut beberapa analis promo melalui social media Facebook sangat efesien, Low budget dan high impact. Tapi bagi beberapa konsumen quiz atau kontes yang berlangsung di Facebook itu penipuan. Banyak peserta yang merasa tertipu dengan promo quiz maupun kontes yang berlangsung di facebook karena mereka tidak memahami dengan benar tentang promo quiz atau kontes yang mereka ikuti.

Berikut beberapa tips saat mengikuti promo Quiz atau kontes yang berlangsung di facebook :

1. Membaca mekanisme, peraturan dan disclaimer 

Banyak dari peserta promo quiz atau kontes yang berlangsung di facebook melewatkan bagian mekanisme,peraturan dan disclaimer. Peserta hanya membaca postingan tetang cara mengikuti promo quiz dan kontes saja. Bahkan tak jarang peserta tanpa membaca tata cara langsung mengikuti promo quiz atau kontes. 

Hal tersebut yang menyebabkan peserta promo quiz atau kontes merasa tertipu saat tidak berhasil. Terkadang Promo quiz atau kontes yang berlangsung di facebook memiliki beberapa mekanisme dan peraturan spesifik yang berbeda dengan promo quiz atau kontes pada umumnya. Jika kita ingin mengikuti promo quiz atau kontes di facebook ada baiknya kita membaca mekanisme, peraturan dan disclaimer terlebih dahulu. 

2. Jangan terlalu banyak bertanya kepada admin

Banyak dari peserta promo quiz atau kontes facebook yang sering bertanya kepada admin. Hal ini sah - sah saja tetapi banyak dari penyelenggara promo quiz atau kontes facebook adalah pihak ke 3. Pihak ke 3 disini adalah outsource yang di pakai untuk menangani konten social media. Tentunya informasi yang dimiliki oleh admin tidak sama dengan penyelenggara promo quiz atau kontes. 

Biasanya admin hanya dibekali informasi untuk menyebarkan quiz saja. Sedangkan hal - hal terkait system , teknis dan pengiriman hadiah bukan wewenang dari admin. Terkadang peserta tidak sabar untuk membaca timeline dan memberikan pertanyaan langsung ke admin, padahal jawaban dari pertanyaan itu terdapat di timeline. Hal ini tentu membuang waktu peserta promo quiz atau kontes . Jadi jika ingin bertanya kepada admin pastikan pertanyaan tersebut bukan lah pengulangan pertanyaan dari peserta lain. Menggunakan bahasa yang sopan dalam bertanya juga sangat penting karena admin juga manusia biasa .

3.Ukur kemampuan diri dan jangan memaksakan.

Banyak dari promo quiz atau kontes facebook yang menggunakan sistem poin. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan income dari si pemasang promo. Untuk mengikuti promo quiz atau kontes facebook yang menggunakan sistem poin terbanyak, kita wajib mengukur daya beli kita terhadap produk itu.

Jangan memaksakan diri untuk tetap mengikuti promo quiz atau kontes yang menggunakan sistem poin terbanyak bila peluang kita dibanding peserta lain sangat jauh. Atau menyusun target yang realistis bisa dicapai. Jangan sampai kita sudah mengeluarkan uang yang diatas kemampuan kita namun tidak mendapatkan hal yang sebanding.

4.Perbanyak teman di social media

Jumlah teman yang banyak sangat membantu saat kita mengikuti promo quiz atau kontes facebook. Karena mayoritas promo quiz atau kontes facebook menyertakan fitur undang teman yang menjadi syarat untuk mengikuti promo quiz dan kontes facebook. Semakin banyak teman yang kita miliki di social media , semakin terbuka peluang kita untuk memenangkan promo quiz atau kontes tersebut.

jangan lupa follow @Socmed_sehat

Cara Sehat Ber Social Media

diambil dari http://postgradproblems.com/new-study-says-social-media-is-making-you-crazy/
Social media menjadi fenomena yang luar biasa di tahun 2012-2013. Perkembangan teknologi telekomunikasi yang begitu hebat mendorong "ledakan" penduduk dunia maya di Indonesia 

Namun perkembangan pengguna social media yang begitu besarnya tidak diiringin dengan informasi yang cukup tentang tata cara, sopan santun dan etika yang benar dalam kehidupan bersocial media. Hal ini tentu melenceng jauh dari tujuan awal lahirnya Social Media.

Dengan alasan ingin memberikan kehidupan social media yang lebih tentram, damain dan terartur maka penulis terdorong untuk membuat pergerakan #SocmedSehat  #SocmedSehat merupakan gerakan social media ( meliputi : twitter, facebook, instagram dll) yang memberikan informasi bagi masyarakat tentang tata cara, sopan santun dan etika yang benar dalam kehidupan bersocial media. 

Dengan pengetahuan yang cukup maka fungsi awal Social Media sebagai media bersosialisasi akan dapat terwujud.

follow twitter kami di@Socmed_Sehat